Kampanye|

SAMARINDA – Kota Samarinda telah ditetapkan tanggap darurat virus corona Covid-19. Data hingga 15 April 2020 yang dipublikasikan Dinas Kesehatan Samarinda tercatat sebanyak 5 warga Samarinda terkonfirmasi positif Covid-19. 

Dari semua pasien tersebut, hingga saat ini belum ada yang dinyatakan sembuh. 

Jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) di Samarinda sebanyak 789 kasus, 729 selesai pemantauan, dan 60 dalam proses pemantauan. 

Kondisi ini membuat pemerintah mulai menggencarkan penyemprotan disinfektan di beberapa tiitik. Tujuannya untuk menghambat penyebaran virus corona. 

Hal serupa dilakukan dilakukan banyak pihak. Mulai badan sosial hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). Mereka menunjukan kepedulian dengan berbagai cara. 

Salah satunya adalah penyemprotan disinfektan gratis, seperti yang dilakukan relawan Zairin-Sarwono, pasangan calon perseorangan di Pilwali Samarinda 2020. Mereka menyemprotkan cairan disinfektan sejak 3 minggu terakhir dari gang ke gang di 10 kecamatan se-Samarinda. 

“Kami target melakukan penyemprotan di tempat ibadah, sekolah, dan rumah warga,” ucap Koordinator Penyemprotan Disinfektan Zairin-Sarwono, Rizaldo, Kamis (15/4). 

Rizaldo mengatakan, gerakan yang dilakukan relawan Zairin-Sarwono merupakan inisiatif mandiri. Dilakukan sesuai petunjuk dan arahan dari WHO. Disinfektan tidak disemprotkan ke tubuh manusia. Dilakukan menggunakan alat pelindung diri berstandar.

Diharapkan, melalui kegiatan penyemprotan ini, warga bisa terhindar dari virus corona dan bisa kembali beraktivitas secara normal. 

“Kami mengajak warga untuk menjaga kebersihan diri, rajin cuci tangan, dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” pungkasnya. 

MEDIA CENTER ZAIRIN-SARWONO

Tinggalkan Komentar

Close Search Window